Masuki Tahun Ajaran Baru dengan Semangat Berubah Lebih Baik

Inilah upacara pertama awal tahun ajaran 2025/2026. Senin, 14 Juli 2025 di halaman sekolah lebih seribu seratus siswa dan puluhan guru serta staf berbaris rapi. Para siswa kelas tampak berseragam putih abu-abu, kecuali siswa kelas X yang tampak masih mengenakan seragam SMP/MTs.
Hari ini tampak ada yang berbeda. Tiang bendera itu telah dipindah posisinya lebih ke tengah. Kini peserta upacara dari semua posisi bisa menatap langsung saat bendera dikibarkan.
Kepala sekolah, Drs. M. Ramli, M.Pd. bertindak sebagai pembina upacara. Ucapan selamat kepada semua siswa kelas X yang telah mengikuti MPLS dan telah resmi menjadi siswa SMAN 5 Palangka Raya pun disampaikannya. Begitu juga kepada siswa yang kini telah duduk di kelas XI dan Kelas XII, ia menyampaikan selamat juga.
Ada harapan untuk semua siswa. Mereka harus mengawali tahun ajaran baru dengan penuh semangat. Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler harus diikuti dengan baik. Siswa harus bertekad dan berusaha meraih prestasi akademik dan nonakademik. Oleh karena itu budaya membaca dan budaya belajar harus ditingkatkan.
Kepada para wali kelas ia meminta agar lebih disiplin mendampingi siswa dalam aktivitas di sekolah. Wali kelas perlu mendampingi siswa saat apel pagi dan apel siang agar lebih mengetahui keadaan siswanya
Di bagian lain Ramli juga mengingat agar para guru menepati jam kerja sepenuh tanggung jawab. Jadwal mengajar harus ditaati. Setelah melaksanakan tugas pembelajaran, guru hendaknya tidak segera pulang, tetapi tetap di sekolah sampai jam kerja berakhir. Saat tidak mengajar, guru bisa mengerjakan tugas admistrasi, berdiskusi, dan merancang pembelajaran berikutnya.
“Saat ini siswa sekolah kita lebih dari seribu seratus. Ini merupakan potensi yang besar. Silakan semua belajar kreatif dan berkompetisi secara sportif untuk menjadi siswa yang berprestasi terbaik. Mari Masuki Tahun Ajaran 2025/2026 dengan semangat untuk berubah semakin baik.’
Acara tambahan setelah upacara pun berlangsung. Para siswa peraih penghargaan dari berbagai kompetisi di luar sekolah menyerahkan tanda penghargaan kepada kepala sekolah. Maka tepuk tangan aplaus ekspresi kegembiraan pun menggema. (LJ)





















